Jelang usainya libur Idul Fitri dan mulai aktifnya perkantoran di ibukota, PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebagai pengelola jalan tol mencatat ada sekitar 719.654 kendaraan yang kembali ke Jakarta mulai 7 – 9 Juni 2019 kemarin. Jumlah ini naik sebesar 67,38 persen dari rata-rata harian normal yang hanya 424.944 kendaraan.

Menurut Jasa Marga, angka tersebut baru hanya sekitar 59 persen saja dari total angka yang diprediksi oleh Bdan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.

“Dengan jumlah lalu lintas selama dua hari arus balik ini, telah memenuhi 59 persen lalu lintas mudik sebesar 1,21 juta kendaraan yang melintas pada H-1 sampai dengan H-7 arus balik Lebaran 2019,” tulis Corporate Communication Department Head PT Jasa Marga, Irra Susiyanti seperti dalam siaran persnya.

Menurut Irra, masih ada sisa 41 persen atau sebanyak 497 ribu kendaraan yang masih belum melakukan perjalanan ke Jakarta saat ini. “Kami memprediksi arus balik masih akan terus berlangsung hingga Kamis, 13 Juni mendatang,” tuturnya.

Arus balik dari arah timur tercatat paling tinggi dengan 62 persen. Sisanya arus mudik dari arah Barat sebesar 22 persen dan 16 persen dari arah Selatan.

Lalu lintas mudik arah Timur merupakan gabungan dari dua gerbang tol pengganti Cikarang Utama yakni gerbang tol Cikampek Utama untuk pemudik arah Jalan Tol Cikopo-Palimanan dan gerbang tol Kalihurip Utama untuk pemudik dari arah Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi.