Untuk Toyota, kepedulian terhadap lingkungan bukanlah hal baru. Merek Jepang ini sudah membawa teknologi hybrid mereka kepada publik global sejak 1997. Di Indonesia sendiri mereka mencoba membawa hal yang sama saat Toyota Astra Motor (TAM) memperkenalkan Prius di tahun 2007 dan berlanjut dengan Toyota Camry Hybrid di 2012.

Tidak disangka-sangka, sedan mewah tersebut langsung menjadi favorit konsumen. Tercatat sejak 2012 hingga 2015 sudah ada 1.036 unit yang mengaspal di Indonesia. Maka Camry Hybrid langsung dinobatkan sebagai sedan hybrid terlaris di tanah Air hingga saat ini.

Berkaca dari pengalaman tersebut, TAM  ingin memperluas varian “hijau” mereka lewat Toyota Alphard Hybrid, yang dikenalkan di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015. Tujuannya tidak lain adalah memberikan produk yang melebihi ekspektasi pelanggan terutama di segmen MPV premium.

“Kehadiran New Alphard Hybrid ini adalah wujud komitmen Toyota untuk masa depan yang lebih baik, dengan menghadirkan kendaraan ramah lingkungan, sesuai permintaan pelanggan, khususnya di kelas premium,” jelas Rahmat Samulo, Direktur Marketing TAM, Sabtu (22/08).

New Alphard Hybrid 4×4 mengusung mesin yang sama dengan varian 2.5G, yaitu 2AR-FXE. Bedanya adalah dia mendapat tambahan dua motor listrik yang ada di depan dan belakang. Motor listrik ini akan mengambil alih tenaga penggerak ketika mobil berjalan lambat, dan kemudian sistem akan mengalihkan ke mesin berbahan bakar minyak saat membutuhkan tenaga yang lebih besar.

“Dengan adanya varian hybrid ini, pelanggan akan mempunyai pilihan yang lebih lengkap,” tutupnya.