05 Vespa 946 Bellissima

Banyak yang berpendapat bila karya seni lahir dari sebuah ide yang mendapatkan bentuk. Bila sebuah bentuk telah tercipta, ide tersebut sudah memiliki haknya sendiri untuk berekspresi. Dan itulah yang dialami oleh Vespa 946 Bellisima. Sebuah ekspresi untuk sejarah yang bertransformasi menjadi bentuk estetika dua roda.

Kunci dari Vespa 946 Bellissima adalah kontinuitas dan material inovatif. Komitmen memegang teguh sejarah pabrikan tetap terukir dalam setiap lekuk tubuhnya. Kontemporer namun tetap berkarakter.

Sementara materinya tidak dapat dibilang sembarangan. Melalui Vespa 946 Piaggio telah sukses merangkai besi dan alumunium menjadi sebuah kerangka yang membentuk sejarah. Hasilnya? Puncak dari keaerodinamisan super-ringan yang tertuang dalam sebuah desain kontemporer murni.

Dan bila berbicara detail, agaknya ini adalah hal yang konyol. Vespa 946 terlahir dari buah tangan manusia langsung layaknya sebuah karya seni. Bila para pekerja itu artis, pabrik Vespa seakan-akan adalah studio seni.

Terlihat dari tradisi akan nilai-nilai klasik yang kekeuh digenggam oleh Piaggio kala membentuk Vespa 946. Bentuk dari handlebar, proprorsi dari fairing dan lengkung lembut dari sadel dua-seater mengambil inspirasi gambaran terdahulu.

Yang sanggup bergejolak dan berubah disini hanyalah karakter sang pengendara. Yups, bagi mereka yang mencintai desain sporty dapat dengan mudah mentransformasi karakter skuter ini. Satu sentuhan saja dapat merubah sadel dua-seater menjadi single dalam sekali kerja. Iluminasi estetika dapat berubah menjadi pengalaman langsung.

Sebuah karya seni yang membawa sejarah. Kini Anda berdiri dihadapan perpaduan teknologi dan estetika, konsumsi dan rasa. Mau dijadikan tunggangan ataukah pajangan? Anda yang tentukan sendiri.