Beberapa waktu lalu Yamaha Indonesia telah meluncurkan new model, Yamaha Fazzio Hybrid. Motor ini jadi motor hybrid pertama di Indonesia dengan kapasitas mesin 125cc.

Namun menariknya Yamaha Motor Taiwan justru lebih dulu melirik teknologi listrik untuk ditempel kan ke motor bergaya matic. Ini bukanlah yang pertama, Yamaha EC-05 sudah lebih dulu start pada tahun 2019. Model OEM yang dirancang oleh Yamaha Motor berdasarkan platform kendaraan produksi Gogoro.

Sementara untuk Yamaha EMF bagian chasis dirancang oleh perusahaan lokal Yamaha Motor dari Yamaha Motor R&D Taiwan berdasarkan kit desain Gogoro, untuk produksi dan pemasaran Yamaha Motor Taiwan yang akan bertindak.

Yamaha EMF menjadi motor yang praktis pasalnya untuk pengisian baterai ada banyak stasiun pertukaran baterai GoStation (milik Gogoro) yang dipasang di seluruh Taiwan oleh Jaringan Energi Gogoro.

Penggunaan baterai membuat motor memiliki tenaga 10,3 PS pada 3.000 rpm dan torsi 26 Nm pada 2.300 rpm. Walaupun tidak besar tentunya motor listrik ini sanggup menunjang kegiatan sehari hari dengan penopang 2 baterai utama.

Desain yang di using cukup unik mulai dari tampak depan hingga kebagian buritan. Dimensinya yang mungil mampu menopang bobot motor yang mencapai 114 kg.

Yamaha EMF akan dibandrol 102800 dollar Taiwan atau setara dengan Rp 53,4 juta. Pada bulan Juli tahun ini, Perusahaan meninjau Rencana Lingkungan Yamaha Motor Group 2050 yang awalnya dirumuskan pada tahun 2018 dan menetapkan tujuan baru untuk mencapai netralitas karbon di seluruh aktivitas bisnisnya — termasuk di seluruh siklus hidup produknya — pada tahun 2050.

Di Tanah Air Yamaha Indonesia telah memulai transisi dengan menggunakan teknologi hybrid sebelum memasuki teknologi motor listrik. Kira – kira berapa lama lagi ya motor listrik Yamaha akan mengaspal di Indonesia?