Pameran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2016 resmi berakhir Minggu (6/11) kemarin. Sebagai barometer untuk perkembangan industri dan tren teknologi sepeda motor nasional, pameran yang diselenggarakan mulai 2-6 November 2016 lalu tersebut berhasil menggaet sejumlah 90.186 pengunjung selama lima hari pameran yang buka mulai pukul 09:00 hingga 21:00 setiap harinya.

Selain menghadirkan deretan merek yang tergabung dalam Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), pameran IMOS 2016 juga menghadirkan berbagai industri pendukung roda dua lainnya. Seperti apparel, helm hingga peranti aftermarket seperti ban dan pelumas yang berjumlah 39 merek.

Bagi AISI dan API Events selaku pihak penyelenggara IMOS 2016, tolak ukur keberhasilan pameran IMOS 2016 tak hanya dilihat dari jumlah pengunjung saja. Namun seberapa luas pengunjung yang datang ke pameran mendapatkan informasi soal teknologi terkini pada sepeda motor dan pendukungnya melalui produk-produk terbaru.

Sri Vista Limbong, selaku Project Director API Events menyebutkan selain memperkenalkan teknologi terbaru seputar industri otomotif roda dua, salah satu tujuan utama IMOS 2016 adalah mengedukasi masyarakat akan pentingnya berkendara dengan cara yang aman.

“Kami selaku penyelenggara, merasa cukup bangga akan keberhasilan ini dan berkomitmen untuk terus menjadi pameran sepeda motor terbesar di Indonesia dengan menghadirkan konsep inovatif, menghibur dan edukatif untuk pengunjungnya,” ungkapnya saat penutupan Minggu (6/11) lalu.

Penyelenggara juga turut mengapresiasi lebih dari 70 komunitas sepeda motor yang hadir menyemarakkan IMOS Motofest akhir pekan lalu. Antusiasme yang ditunjukkan, mendorong pihak API Events untuk menyajikan pameran sepeda motor yang lebih berkualitas dengan program yang lebih menarik kedepannya.