Mantan pembalap F1 Fernando Alonso mengakui mulai merasa nyaman di reli Dakar. Ia mulai mencatatkan rapor baik di gelaran reli panjang perdananya pada Dakar Rally 2020 ini.

Pada etape 8 lalu sepanjang 477 km di Wadi Al Dawasir, pendatang baru di reli Dakar ini berhasil finish kedua dengan catatan waktu 52 menit 27 detik bersama Toyota Hilux besutannya bersama tim Toyota Gazoo Racing. Namun, pada etape 10 yang digelar memutari Haradh hingga Shubaytah pada Rabu (15/1), nasib Alonso tidak terlalu baik. Toyota Hilux yang dikendarainya terpental dan terguling dua kali setelah menabrak gundukan. Insiden itu membuat kaca depan mobilnya rusak dan Alonso pun tertinggal jauh di belakang.

Pembalap asal Spanyol itu pun menyelesaikan balapan dengan jarak 534 kilometer di peringkat ke-40 dengan selisih waktu satu jam 17 menit dari Carlos Sianz yang berhasil finis pertama. Hasil ini membuat peringkat Alonso turun ke peringkat 14.

Dalam pernyataan di akun sosial medianya, Alonso merasa ini adalah performa terbaiknya. Ia merasa mulai nyaman dengan reli yang berlangsung. Selain itu, lintasan kali ini juga tidak banyak membuat masalah dengannya sehingga dia bisa melaju dengan kencang dan memberikan hasil yang cukup baik.

Dakar Rally 2020 merupakan gelaran ke 42 kalinya selama lima dekade terakhir. Tahun ini, reli paling panjang dan paling sulit di dunia ini berlangsung di Saudi Arabia mulai 5 – 17 Januari 2020 mendatang.