Varian naked dengan ukuran yang tidak lazim masih bisa Anda temui dalam bentuk baru seperti Kawasaki Z125 Pro dan Benelli TNT 135. Kehadirannya bisa jadi pilihan unik bagi Anda yang ingin tampil beda di jalan raya. Di Indonesia ada beberapa pilihan motor kerdil seperti Honda Monkey Z125, Kawasaki KSR 110 Pro dan Honda Grom yang kini melenggang lewat importir umum.

Sama – sama mengusung gaya naked Kawasaki Z125 Pro dan Benelli TNT 135 berasal dari negara yang berbeda, ditambah lagi keduanya menggendong kapasitas mesin dan fitur yang berbeda. Berikut komparasi Kawasaki Z125 Pro dan Benelli TNT 135:

Kawasaki Z125 Pro

Kawasaki Z125 Pro mewarisi desain naked elegand dari varian Z series seperti Z900 dan Z1000. Dibentuk dari dimensi yang lebih kecil yaitu panjang 1.700mm, lebar 750mm, tinggi 1.005mm dan bobot yang ringan yaitu 101kg.

Berbekal sistem penggabutan injeksi, SOHC, 4 percepatan, kopling manual dan kapasitas mesin 125cc. Tenaga yang dihasilkan mencapai 9,2 tk pada 7.500 rpm dan torsi hingga 9,5 Nm pada 6.000 rpm.

Sayangnya Kawasaki Z125 Pro terbilang minim akan fitur. Bahkan dari sisi pencahayaan masih mengandalkan bohlam.  Indikator panel meter disuguhkan dalam bentuk analog dan digital guna memudahkan pengendara. Dan untuk kenyamanan adanya suspensi depan yang sudah upside down dan mono sok pada suspensi belakang.

Tahun 2021 Kawasaki Z125 Pro dibandrol Rp 38.800.000 dengan satu varian warna hijau. Yang wajib Anda ketahui seputar Kawasaki Z125 Pro. Ada 2 permasalah yang sering dialami pemilik motor yaitu masalah pada komsetir kemudi dan timing chain yang mudah kendor, sehingga suara mesin motor jadi berisik.

Benelli TNT 135

Tidak kalah menarik dengan Kawasaki Z125 Pro. Benelli TNT 135 punya daya tarik pada mesin dan fitur yang sudah lebih modern. Desain yang agresif diwariskan dari TNT series seperti TNT 899, TNT 600, TNT 249S, TNT 25 dan TNT 15. Dimensi TNT 135 terbilang lebih besar dan berat dari Kawasaki Z 125. Dengan ukuran panjang 1.840mm x lebar 775mm x tinggi 1.025 mm bobot dari motor ini mencapai 121 kg dengan muatan bensin sebanyak 7,2 liter.

Desain Eropa yang kental menempel pada knalpot double muffler bak MV agusta brutale 800. Dan terdapat pula rangka tralis disekitar mesin dan mudguard yang tersangkut pada lengan ayun. Teknologi dan fitur bisa jadi poin penunjang gaya naked pada motor ini. Seperti lampu depan yang sudah multi proyektor LED. Sama seperti rivalnya Indikator panel meter disuguhkan dalam bentuk analog dan digital.

Fitur penunjang lain yang bisa kalian manfaatkan ketika berkendara adalah lampu hazard yang bisa digunakan dalam keadaan darurat. Sementara anak kunci kontak dibalut cover seakan pisau lipat.

Benelli TNT 135 mencangkok mesin 135 cc, satu silinder, 5 percepatan, full injeksi, Liquid-Cooled, SOHC, 4 katup per silinde yang menggunakan 2 busi. Tenaga yang dilontarkan cukup besar yaitu 13 dk di 9.000 rpm dengan torsi 10,8 Nm di 7.000 rpm. Sementara jika dilihat dari sisi kenyamanan dan tampilan suspensi upside down dan single sok cukup bisa membuat Benelli TNT 135 bersaing.

Keduanya sama – sama menggunakan velk 12inci, hanya saja Benelli TNT 135 mendapat ukuran ban yang lebih besar yaitu 120/70-12 dan ban belakang 130/70-12. Harga yang ditawarkan juga cukup menggiurkan yaitu Rp 29.950.000 dengan 3 pilihan warna putih, merah dan hitam.

Kini Anda bisa mulai menetukan pilihan motor naked kerdil, antara Kawasaki Z125 Pro atau Benelli TNT 135?