Tampaknya touring akan menjadi agenda Anda jelang akhir tahun, terlebih 2 tahun belakangan sudah menahan diri untuk tidak touring karena adanya pembatasan. Beberapa ahli mengatakan touring memiliki banyak manfaat, apalagi dalam keseharin Anda termasuk orang yang sibuk dengan aktivitas pekerjaan tentunya dengan touring pikiran akan kembali fresh.

Namun ada baiknya Anda harus lebih dulu paham arti kode yang biasa diterapkan komunitas saat riding berkelompok. Salah dalam menerapkan kode atau mengartikan tentunya bisa berbahaya untuk diri sendiri dan teman satu rombongan lainnya. Bisa dikatakan kode saat touring merupakan kode berantai, komunikasi dalam perjalanan dimulai dari Road Captain (RC).

RC adalah pimpinan dalam perjalanan touring. Sesuai dengan namanya segala tanggung jawab dipikul selama perjalanan touring. Road captain selalu memposisikan dirinya dibaris paling depan. Dan biasanya komunikasi yang dilakukan bisa menggunakan intercom atau yang kini masih sering diterapkan kode dengan tangan. 

Bagi Anda yang mau touring bareng komunitas, pahami kode tangan buat bekal di jalan agar mengetahui hambatan yang ada didepan. 

– Mulai Perjalanan

Tangan kiri terbuka dan diayunkan dari belakang ke depan memiliki arti semua peserta touring bergerak mengikuti road captain.

– Kode Berhenti

Tangan kiri diangkat keatas dengan telapak tangan terbuka atau mengepal, itu artinya rombongan akan berhenti dititik aman.

– Tambah Kecepatan

Merentangkan tangan hadap keatas dan digeraan dari bawah ke atas secara berulang menandakan road captain akan menambah kecepatan dan diikuti peserta touring lainnya.

– Kurangi Kecepatan

Kembali merentangkan tangan kiri, namun kali ini menghadap ke bawah dan ayunkan dari atas ke bawah berulang itu menandakan peserta harus mengurangi kecepatan motor.

– Belok Kiri Dan Kanan

Tangan direnggangkan sejajar dengan bahu, arahkan ke sisi kiri dengan genggaman terbuka. Sedangkan ketika belok kanan tangan kiri membentuk siku ke atas dengan telapak tangan terbuka hadap ke kanan. Kode ini hanya dilakukan ketika lampu sein tidak berfungsi.

– Isi Bahan Bakar Minyak

Telunjuk tangan menunjuk tangki bahan bakar yang memiliki arti rombongan atau salah satu dari peserta akan melakukan pengisian BBM di pom bensin terdekat.

– Bahaya Dijalan

tangan direntangkan dan tunjuk ke arah bahaya atau kaki kanan direntangkan ke arah bahaya. Sepeda motor dibelakang harus mengurangi kecepatan dan waspada bahaya didepannya.

– Satu Baris Dan Dua Baris

Angkat tangan ke atas telunjuk dibuka mengarah ke atas. Kode ini diterapkan untuk formasi rombongan saat melalui jalan dengan kapasitas 1 baris. Untuk kode dua baris angkat tangan keatas dan buka jari telunjuk dan tengah sehingga membentuk huruf V, itu artinya rombongan membentuk formasi zigzag saat touring atau saat berhenti di lampu lalu lintas.

– Lampu Menyala Atau Lampu Sein Menyala

Tangan kiri direntangkan dengan genggaman jari mengepal dan jari jari digerakan terbuka secara berulang – ulang bisa menandakan atau mengingatkan lampu depan yang belum menyala atau lampu sein yang masih menyala sehingga mengganggu rekan lainnya.

– Terima kasih

Tidak terdengar ketika mengucapkan terima kasih, kode tangan kiri yang direntangkan dengan ibu jari terbuka menjadi kode ucapan terima kasih kepada pengguna jalan lain.

Jika kode tangan ini sudah kalian kuasai tentunya kalian tidak akan bingung lagi saat melakukan touring berkelompok. Tetap selalu jaga jarak dan kecepatan saat melakukan touring berkelompok ya.