Selain memamerkan kendaraan-kendaraan baru dan mobil konsep, di Hall 1-3 pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 juga menampilkan banyak sektor pendukung di industri otomotif. Seperti aksesori mulai lampu, pelek dan komponen lain hingga produk-produk pelumasan dan perawatan mesin.

Salah satunya adalah BG Oil Indonesia, produk pelumas dan cairan perawatan mesin dari Kanada ini mulai mengawali kiprahnya di tanah air. Pada GIIAS 2016 ini, melalui sole distributornya PT Karya Prima Utama, BG Oil Indonesia meluncurkan dua produk baru cairan perawatan mesin.

Kedua produk tersebut adalah GDI Intake Valve Cleaner (PN 260) untuk mesin dengan sistem injeksi langsung dan Fuel Injection and Combustion Cleaner (PN 201) untuk mesin dengan sistem injeksi lawas pada intake manifold. Keduanya merupakan cairan perawatan untuk membersihkan kerak di ruang bakar untuk mesin berbahan bakar bensin.

“Produk ini kami luncurkan bagi konsumen yang ingin melakukan perawatan pada ruang bakar dapur pacunya dengan efisien. Efisien dari segi waktu, maupun biaya,” jelas Judi Pangestu, Direktur Utama PT Karya Prima Utama.

Judi menambahkan efisiensi yang dimaksud adalah konsumen hanya membutuhkan waktu paling lama 20 menit untuk melakukan proses cleaning pada ruang kepala silinder, ruang bakar dan sistem injeksi bensin. Sementara biaya yang dihabiskan hanya Rp 250 ribu untuk yang sistem injeksi tak langsung dan Rp 300 ribu untuk sistem direct injection.

Cara penggunaannya pun cukup mudah, cairan tersebut akan diinjeksikan langsung ke ruang bakar melewati saluran isap mesin dengan alat khusus bertekanan tinggi yang terdapat di beberapa bengkel rekanan BG Oil. Kemudian kerak-kerak yang menempel pada bagian atas piston, batang klep dan peranti lain di kepala silinder penyebab menurunnya performa dan kompresi akan larut dan ikut terbakar saat mesin dinyalakan kembali.

“Seluruh konten yang terdapat di cairan perawatan kami, telah melalui tahapan-tahapan khusus yang kami jamin aman bagi komponen mesin lain berbahan non-metal. Jadi aman bagi seal injektor maupun dinding silinder mesin berbahan alumunium,” tutup Judi seraya berpromosi.