Sebagai tradisi khas di Indonesia, mudik merupakan kegiatan penting yang selalu dilakukan menjelang lebaran. Meski demikian, data dari Korlantas Polri pada tahun 2015 lalu menyebutkan sebanyak 251 kecelakaan telah terjadi sepanjang rute perjalanan mudik dan 168 angka kematian terjadi selama periode mudik. Data tersebut sangat disesalkan, begitu mudahnya manusia harus memupuskan impian mereka mudik ke kampung halaman bahkan sampai harus meregang nyawa.

“Salah satu faktor yang mempengaruhi angka kecelakaan adalah kendaraan yang tidak dilengkapi dengan suku cadang yang tepat, sehingga pada akhirnya dapat menghambat performa kendaraan tersebut. Pengemudi kendaraan juga terkadang terlalu meremehkan hal – hal kecil pada kendaraan yang justru dapat mempengaruhi kelayakan berkendara, khususnya menyangkut keselamatan dan daya tahan kendaraan,” tutur Griselda Iwandi, Marketing Manager Bosch Automotive Aftermarket Indonesia.

“Pemilihan beberapa komponen sedarhana seperti busi, aki, atau bohlam, bisa mempengaruhi kondisi kendaraan, terutama untuk perjalanan dengan jarak dan waktu tempuh yang cukup panjang,” tambah Griselda.

Setelah mempelajari data insiden kecelakaan yang terjadi selama periode mudik, Bosch ingin memberikan rasa aman kepada para pelaku mudik dengan memperkenalkan kampanye “One Wrong Part Ruins Everything” melalui microsite startwithbosch.com dengan harapan dapat mengedukasi konsumen mengenai pentingnya memilih komponen mobil berkualitas. Sebagai produsen komponen otomotif global terkemuka, Bosch menggunakan teknologi teknik inovatif asal Jerman untuk menjamin kemanan berkendara di wilayah Asia. Segera kunjungi microsite Bosch, agar Anda dapat mengetahui part yang sesuai dengan kendaraan Anda.