Meresapi liarnya mesin 744cc berbalut tampilan klasik torehan seniman Italia yang ada pada Moto Guzzi V7 Racer diantara rerimbunan pohon pinus di Pegunungan Maya pasti sangat mengasyikkan. Apalagi destinasi yang diincar adalah Hidden Valley Inn & Reserve yang diapit oleh Meksiko di sebelah utara dan Guatemala di barat. Hmmm.. Sebuah kenikmatan tiada tara.. Mengeksplorasi lumbung pacu bertenaga 48 hp sambil memainkan padanan sistem suspensi telescopic hydraulic Marzocchi dan Bitubo di jalan berbatu menuju alam bebas sulit digambarkan lewat kata-kata.

Coffee-Racer-Bandung-12

Splash!!! Tiba-tiba percikan air sisa hujan yang menggenang di jalan mengoyak lamunan. Untung saja Pirelli Demon Sport sanggup membuat V7 Racer tetap berdiri tegak kendati aspal kasar di sekitar hutan Cikole sedikit licin. Ah… Ternyata saya sedang berkhayal… Hijaunya daun laksana jarum memeluk ranting kecokelatan berteman semerbak getah pinus tidak hanya sanggup membuat hati menjadi tenang dan rileks, namun juga menyebabkan pikiran mengawang.

Coffee-Racer-Bandung-3

Puas membetot throttle motor asal Mandello del Lario ini sambil melahap setiap tikungan mulai dari Ciater hingga Cikole, tanpa terasa mata mulai berat tertutup kabut tipis yang turun sejak fajar menyingsing. Well, ini saat yang tepat untuk menyeruput secangkir kopi. Nikmatnya berkendara di atas motor ini membuat kemacetan yang menghadang di pasar Lembang dan terminal Ledeng dengan mudah dilalui. Memang sih, motor penganut sistem drive-shaft membuat getaran sedikit terasa saat melaju dalam putaran mesin rendah. Namun lepas itu, wussssh… Goodbye traffic!

Coffee-Racer-Bandung-15

Hingga akhirnya ekor mata saya menangkap deretan motor besar berjajar rapih di sudut jalan Cihampelas. Ya, sama seperti saya, rombongan ini tadi sempat melahap jalan yang sama di sekitar Cikole – Lembang. Rasa penasaran yang membuncah membuat saya memutuskan untuk langsung menepi di sudut gerai mungil dengan desain boxy namun luwes bernama Coffee Racer ini. Mengusung konsep desain storage dan garage, Coffee Racer kerap jadi destinasi riding pehobi motor besar di Kota Kembang.

Coffee-Racer-Bandung-14

“Tempat ini sengaja kami bangun sebagai lokasi menikmati beragam seduhan kopi lepas short ride dari Lembang atau Subang. Makanya desainnya kami bikin seperti perpaduan antara gudang dan garasi. Agar nuansa ‘anak motor’ nya tidak hilang,” jelas Susanto Gunawan, punggawa Coffee Racer.

Coffee-Racer-Bandung-10

Percaya! Terlebih lagi, beberapa aksesoris penunjang riding juga diposisikan laksana penghias ruangan. Mulai dari deretan helm custom, jaket, jok custom, bahkan oli dipajang apik di beberapa sudut ruangan. Untuk yang mau belanja lebih banyak bisa memilih deretan moto clothing keren di sini. Pasalnya, salah satu pemilik gerai ini juga memproduksi T-shirt, kemeja hingga waist bag dengan merk Speed King.

Coffee-Racer-Bandung

Kendati melego beragam pernik, namun saya tidak melupakan tujuan utama saya datang ke ‘warung kopi’ ini, menikmati kopi Arabica atau Robusta yang dihadirkan dari berbagai propinsi penghasil kopi di bumi pertiwi. Well, sepertinya single origin coffee mampu melipur kantuk yang kian menyerang. Untuk yang anti dengan getir dan asam khas kopi murni bisa memesan Ice Coffee Racer alias Es Kopi Susu atau Cappucino dengan banderol antara Rp. 15 ribu sampai Rp. 25 ribu.

Coffee-Racer-Bandung-9

Sayangnya, perut saya terlalu berisik pagi itu. Dan mulai mengganggu kesyahduan ritual minum kopi yang saya lakukan. Jadi, terpaksa saya memesan seporsi Soto Drag Race, plus nasi tentunya. Bingung mendengar namanya yang unik? Sejatinya menu ini merupakan perpaduan antara sop dan soto sapi lengkap  dengan potongan daging lembut, babat empuk dan baso sapi. Namun kombinasinya dengan beberapa jenis sambal sontak membuat keringat mengucur deras, laksana dibekap baju balap saat adu kebut 402 meter. Menu lain andalan gerai bentukan trio Yayank, Dicky dan Didit dimaksud adalah Nasi Tutug Oncom alias nas tumbuk khas tanah pasundan berteman gepuk alias daging sapi goreng, tahu bacam dan sambal. Bagi penyuka kuliner import bisa memesan seporsi Spaghetti Bolognese dengan taburan keju parmesan.

Coffee-Racer-Bandung-6

Oh ya… Untuk penikmat kopi yang tidak sempat untuk menyambangi langsung Coffee Racer, Yayank punya solusinya. “Rencana kami mendatang selain memperluas tempat ini, kami juga akan menghadirkan Coffee Racer Mobile. Unit tersebut akan mendatangi tempat-tempat nongkrong anak muda di Bandung. Jadi untuk Anda yang mau menikmati kopi, cobalah untuk selalu menikmati kopi negeri sendiri yang dibuat dari biji kopi asli dan langsung digiling serta diseduh. Support your local coffee!”

Coffee Racer

Jalan Cihampelas 187 Bandung

087821733216