Suzuki akan menghentikan penjualan produknya di Malaysia terhitung Februari 2016. Sebanyak 29 outlet Suzuki akan mengalami rebranding menjadi Proton Edar.

Hal ini merupakan tahap lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh kedua pihak pada Juni 2015 silam. MoU tersebut berisi perjanjian mengenai kolaborasi pengembangan mobil kecil.

Diberitakan, Suzuki memilih bersinergi bersama Proton dengan cara menyerahkan jaringan diler dan produknya ketimbang fokus menjalankan operasinya sendiri di Malaysia.

Mengutip situs Rushlane, Kamis (14/1), Datuk Abdul Harith Abdullah, CEO Proton mengatakan tahap lanjut dari perjanjian itu seharusnya tiba setahun dari penandatanganan tetapi nyatanya datang lebih cepat.

Sebanyak 29 diler yang mengalami rebranding terdiri dari 25 diler 3S dan 4 diler 4S. Kendati demikian, perubahan ini tidak berlaku untuk Suzuki Service Centre.

“Suzuki Service Centre akan terus membawa brand Suzuki melakukan pelayanan purna jual dan garansi dengan memakai komponen asli Suzuki. Kami menghargai kesempatan untuk menyediakan pelayanan serta dukungan sebagai bagian dari komunitas Suzuki,” tulis perusahaan otomotif asal Jepang itu dalam pengumumannya.

Menurut pemberitaan Rushlane, sinergi yang dimaksud merupakan indikasi Proton akan membuat mobil-mobil kecil menggunakan platform Suzuki.