Gogoro-Front-Left-Quarter-View

Perkembangan kendaraan listrik sekarang semakin maju. Semua tidak terlepas dari kompetisi beragam pabrikan untuk membuat inovasi yang terbaik baik bagi kendaraan maupun sumber dayanya. Namun tidak dapat dipungkiri, keterbatasannya selalu di baterai dan pengisiannya.

Namun ajang CES 2015 tampaknya membawa solusi bagi permasalahan ini. Inovasi hadir lewat Gogoro, manufaktur asal Taiwan, yang mengenalkan sebuah Smartscooter beserta sistem pengisian terpadunya. Sebuah sistem yang tidak pernah dipikirkan sebelumnya dengan program swap baterai.

Memang idenya tidak tergolong baru namun Gogoro membuatnya berbeda dengan pengaplikasiannya. Perusahaan yang didirikan oleh Horace Luke dan Matt Taylor ini membuat sebuah sistem sederhana beruapa stasiun pengisian yang dinamakan GoStation Hubs.

Karena harga baterai listrik yang selangit maka konsumen Gogoro tidak ditawarkan untuk membeli, melainkan hanya meminjam. Jadi dana yang mereka keluarkan hanya untuk kendaran dan penyewaan baterai saja. Sebuah fakta yang melegakan.

Kemudian untuk stasiun pengisian, GoStation Hubs atau Battery Hubs dirancang untuk dapat ditempatkan di mana saja, selama ada sumber arus listrik. Konstruksinya pun modular dan kuat terhadap beragam cuaca. Semuanya terhubung jadi akan sangat mudah bagi Smartscooter menemukan stasiun terdekat kala pengisian dibutuhkan.

Baterai Panasonic 18650 lithium-ion sel yang diusung dalam Smartscooter sama dengan yang kita temukan di dalam mobil Tesla Model S. Dibutuhkan sepasang baterai untuk jarak tempuh mencapai 160km/jam. Menggantinya cukup mudah, angkat saja dan tempatkan mereka dalam soket GoStation.

Sistem pun akan menganalisis ID pengguna dan dalam hitungan detik dua unit berisi listrik segar akan keluar. Motor pun kembali dapat digunakan hanya dalam  15 detik. Bagaimana menurut Anda? Lebih praktis kan daripada mengisi baterai di rumah?