Berasal dari seri Astrea, Honda Grand terbilang motor sejuta umat di tahun 90-an. Menariknya di era milenial Honda Grand kembali menjadi pilihan untuk mereka yang suka restorasi.

Pasalnya tanpa adanya restorasi harga dari Honda Grand tidaklah seksi. terlebih jika seri yang Anda miliki tidak lah seri warna terbatas seperti warna biru yang bisa menembus harga Rp 10 juta.

Jika restorasi jadi permasalah, kustom bisa menjadi pilihan seperti yang dilakukan customer dari Puspa Kediri Custom (PKC). Dua motor kustom berukuran mini ini bisa jadi acuan guna meningkatkan tampilan dari basis Honda Grand yang mengacu pada tampilan Honda Monkey.

Jika kita cermati motor kustom pertama terbilang memiliki inovasi yang cukup modern, mulai dari ubahan rem yang sudah mulai berubah. Selain menggunakan piringan cakram penempatan rem belakang tidak lagi di kaki melainkan handel kiri.

Dan sistem penerangan sudah menggunakan LED, sementara untuk suspensi yang digunakan sudah menggunakan upside down. Untuk bagian frame dan komponen lain yang menggunakan besi, PKC lebih memilih untuk hand made.

“Untuk modifikasi seperti ini, PKC hanya mengambil mesin dan nomor bodi. Selain dua ini semuanya di custom. Pengerjaannya lumayan, enam bulan. Yang lama sebenarnya pemesanan part part-nya yang harus menunggu. Pengerjaan konsep dan pemasangannya sangat cepat jika barangnya sudah ready,” kata Aya punggawa PKC.

Untuk garapan motor kustom ke 2 yang mengarah pada motor Honda Monkey terbilang lebih ringkas. Pasalnya owner dari motor lebih memilih untuk membeli komponen plug n play ketimbang hand made.

PKC lebih berperan pada bagian rangka dan pemasangan komponen secara keseluruhan. Tentunya dari dua garapan motor kustom PKC bisa jadi acuan untuk Anda yang ingin memilih kustom motor mini.