Mitsubishi Motors masih mempertahankan desain dari pikap terlarisnya Colt L300. Bodi yang mengotak menjadi legendaris karena mayoritas tidak berubah total sejak 1981 silam. Padahal segmen mobil angkut atau pikap saat ini sudah mengarah kepada desain bodi yang modern demi mendukung hambatan angin rendah. Dengan begitu efisiensi penggunaan bahan bakar oleh mesin meningkat.

Namun Mitsubishi Motors punya alasan yang kuat, mengapa desain serba mengotak masih digunakan oleh Colt L300 hingga saat ini. Menurut Naoya Nakamura, President Director PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia, Untuk New Colt L300 kami tetap mempertahankan desain yang sama dengan desain kotak yang tujuannya untuk memberikan ruang interior yang lebih lapang. Kendati demikian, New Colt L300 tetap terus mendapat penyegaran dari masa ke masa seperti yang terakhir kami lakukan penyegaran pada desain grill dan bumper depan.

Desain ini kemudian menjadi sebuah legenda hingga saat ini. Ibaratnya dari generasi ke generasi selama lebih dari empat dekade pasti akan mengenal Mitsubishi Colt L300 bila melihatnya di jalan. Di sisi lain, status legenda itu kemudian berkembang dengan pertimbangan pembeli Mitsubishi Colt L300 lebih mengutamakan kepada performa kendaraan, daya tahan produk, segi kemudahan perawatan, dan ketersediaan suku cadang yang luas.

Di 2022 ini, Mitsubishi L300 kembali mendapat ubahan baru di sector pembangkit dayanya, yakni mesin diesel 4N14 generasi terbaru 2.268 cc, DOHC 4 Cylinder Inline, Direct Injection, Inter Cooler Common Rail Turbocharger, yang menghasilkan tenaga 99,25 Ps/ 3.500 RPM dan torsi 200 Nm/ 1.000-3.500 RPM sekitar 40% lebih besar dari model sebelumnya. Tujuannya untuk menyesuaikan emisi gas buang yang berlaku di Indonesia saat ini yaitu Euro-4 serta menghasilkan tenaga mesin yang lebih besar untuk menopang ketangguhannya namun dengan bahan bakar yang efisien.