Minggu (7/8), kawasan Paramount Land menjadi saksi aksi para offroad nasional dalam gelaran Indonesia Open Championship X-Offroad Racing (IXOR) seri ke-2. Ajang kreasi SMNSPORT bekerja sama dengan Genta Auto & Sport dan IMI DKI ini diikuti 165 offroader terbaik lokal.

Dalam kejuaraan kali ini ada beberapa kelas yang dipertandingkan, diantaranya G1.1, G1.2, G2.1, G2.2, G3.1, G3.2, G4.1,G4.2, G4.3, G5.1, G5.2, G5.3, dan G5.4 sesuai dengan mobil yang digunakan.

“Sebagai wujud kepedulian dan untuk mendukung kemajuan dunia otomotif di Indonesia khususnya offroad, kami menyambut baik kegiatan ini dan menyediakan sarana untuk penyelenggaraan kegiataan otomotif di kawasan Gading Serpong. Dalam kesempatan ini juga warga sekitar dapat menyaksikan pertarungan dari jawara – jawara offroad nasional,” ucap Agus Suyanto, General Manager Tourism & Community Development Paramount Land.

Kelas paling bergengsi di IXOR kali ini adalah G5.4, selain menggunakan mobil bermesin 8-silinder. Para offroader yang turun di kelas tersebut juga telah memiliki nama dalam ajang tersebut. Pada akhirnya, kelas ini didominasi oleh mobil offroad tubular. Nama Haji Samsudin atau yang akrab disapa Haji Sam, asal Kalimantan Selatan dari tim Jhonlin Racing Team masih menunjukan kapasitasnya dan bercokol di peringkat pertama dengan catatan total catatan waktu 11:27.843. Diikuti Andi Baihaki dengan total waktu 11:40.051, kemudian H. Atuy yang memiliki total waktu 11:40.123.

Sedangkan Rifat Sungkar, yang tergabung dalam Pertamax Speed Offroad Racing Team dengan mobil Pajero Sport harus puas diperingkat ke empat. Rifat mengalami kendala, performa mesinnya dianggap menurun, padahal trek Offroad Paramount Land ini sangat mengandalkan kecepatan di lintasan lurus.