Sidenreng Rappang, mungkin tak banyak masyarakat luar pulau Sulawesi yang paham dengan sebuah nama wilayah di Sulawesi Selatan tersebut. Namun bila menyebut Sidrap (kependekan dari Sidenreng Rappang), maka setidaknya pemerhati motorsport nasional langsung paham dengan sebutan tersebut.

Sidrap kini telah menjadi langganan tempat digelarnya balap reli nasional di Indonesia. Jalur perkebunan di wilayah Kabupaten Sidenreng Rappang tersebut punya potensi baik untuk menggelar balap reli internasional di masa mendatang.

 

Putaran pertama Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rally dan Sprint Rally 2018 yang digelar di Sirkuit RMS Land, Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan pada 24 dan 25 Februari lalu, merupakan bukti kebangkitan kancah rally Tanah Air sebagai salah satu cabang olahraga otomotif yang paling favorit sekaligus kompetitif.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua Komisi Rally dan Sprint Rally Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat, Rifat Sungkar. Ia mengatakan, Rally di Sidrap kemarin adalah pembukaan yang sangat baik sekali untuk rally Indonesia. Baik dari sektor peserta maupun lokasi penyelenggaraan, keduanya mampu meningkatkan gairah rally ke level yang lebih tinggi.

Dalam perlombaan tersebut, para peserta yang mengikuti Kejurnas Rally harus menempuh sebanyak 9 SS (Special Stage) yang keseluruhannya berjarak 80,3 km. Sementara bagi para peserta Kejurnas Sprint Rally, mereka diwajibkan menjalani total 3 SS dengan jarak tempuh seluruhnya sepanjang 11,8 km.