Mampu mengemudikan mobil-mobil yang diproduksi secara masal dan dipasarkan di Indonesia merupakan pekerjaan mudah. Pasalnya, setiap pabrikan pasti menerapkan beragam inovasi agar mobil yang mereka produksi user friendly dan tidak perlu kemampuan khusus untuk mengoperasikannya.

IMG_3269

Namun bagaimana halnya dengan mobil-mobil dengan aura balap yang kental dan dicangkokkan DNA sirkuit? Mungkin Anda wajib mengikuti satu atau dua kelas khusus yang digelar oleh si brand agar dapat mengenal karakter mobil. Itulah tujuan Abarth Driving Academy yang diadakan oleh Abarth FCA Japan ltd di Jepang bertempat di Sirkuit Suzuki pada Rabu (19/8).

IMG_3262

Terbagi dalam tiga kelas khusus dengan dipandu oleh instruktur berpengalaman, Abarth Driving Academy diyakini bisa meningkatkan skill dan safety pengguna Abarth baik di jalan maupun sirkuit. Kelas Base adalah dasar yang dibuat untuk orang yang ingin belajar teknik mendasar dalam berkendara. Tecnico merupakan level menengah yang mengajarkan teknik berkendara di sirkuit. Sedangkan kelas yang diikuti oleh pengemudi profesional berjuluk Boot Camp.

IMG_3261

Hadir sebagai tamu undangan bersama Abarth Hongkong, CEO Abarth Indonesia, Viyata Devi yang hadir bersama perwakilan Abarth Hongkong di Abarth Driving Academy mengatakan, “Diharapkan event serupa dapat dilaksanakan oleh Abarth Indonesia di waktu mendatang.”

IMG_3261

Sejak 2012 silam, Abarth Driving Academy telah digelar di Sirkuit Suzuka yang terkenal memiliki tikungan yang sulit. Jenis trek seperti inilah yang dianggap cocok sebagai proving ground sesuai dengan DNA Abarth.