Pengguna motor skutik saat ini terbilang melimpah, alasannya mobilitass yang tinggi dan daya angkut yang banyak dengan batasan yang sudah ditentukan pastinya. Tidak heran skutik dengan kapasitas 110cc – 150cc menjadi incaran pengendara motor.

Dari setiap komponen skutik ada satu bagian yang tidak boleh terlewatkan daam hal perawatan. Jika pada bagian motor cub dan sport Anda lebih mengenal dengan rantai dan gear. Sementara pada motor skutik Anda harus perhatikan bagian CVT. Oli Gardan merupakan bagian dari CVT yang mana memiliki fungsi sebagai pelumas, sesuai dengan namanya.

Riyadi, Manager After Sales CS Division, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menjelaskan komponen yang bergerak pada sepeda motor membutuhkan oli sebagai pelumas. Pada sepeda motor skutik terdapat 2 jenis oli yang digunakan, yaitu oli mesin dan oli gear.

“Peran oli gear pada motor skutik sangat penting, salah satunya sebagai pelumas transmisi. Melihat peran oli yang begitu penting, sebagai pengendara sepeda motor wajib untuk mengecek kondisi oli secara berkala dan memastikan volume oli tetap dalam kondisi yang standar,” kata Riyadi.

Memiliki fungsi yang sama dengan oli mesin, hanya saja oli gardan atau oli gear melumasi pada komponen yang ada di bagian transmisi skutik yang letaknya pada komponen CVT. Tiga fungsi oli gardan diantaranya melumassi komponen transmisi, melindungi gear dari korosi dan karat, sebagai peredam getar pada transmisi.

Anda bisa melakukan pemeriksaan setiap 3 bulan dengan jarak tempuh kelipatan 3.000km. dan menggantinya stiap 12.000km atau 12 bulan sekali.

Langkah mudah yang bisa Anda lakukan untuk memeriksa oli gear skutik secara praktis, diantaranya:

1. Pertama, posisikan sepeda motor dengan standar tengah diatas bidang yang rata.
2. Buka penutup oli gear, periksa kondisi oli gear dengan memasukan obeng dengan panjang minimal 15 cm ke dalam lubang. Pastikan obeng dalam kondisi kering sebelum dimasukan.
3. Lihat warna oli pada obeng yang telah dimasukan sebelumnya. Oli dengan kualitas baik umumnya berwarna bening dan kental, sedangkan oli yang sudah tidak baik berwarna hitam dan encer.
4. Untuk mengecek kebocoran pada oli gear, periksa seal pada penutup lubang pengisian oli dan baut pada lubang pembuangan dalam keadaan baik dan bersih. Jika seal sobek / getas dan lubang pembuangan kotor menjadi indikasi kebocoran oli gear , sehingga perlu pemeriksaan ke bengkel.