Pandemi wabah virus Corona atau COVID-19 yang melanda hampir seluruh provinsi di Indonesia, menggerakkan kepedulian komunitas otomotif di Sumatera Utara untuk melakukan misi kemanusiaan membantu masyarakat di kota Medan. Relawan Peduli Disinfektan (RPD) COVID-19, begitu mereka menyebutnya, merupakan sebuah gerakan sosial untuk penyemprotan disinfektan di kota Medan demi memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Diprakarsai oleh Komunitas Trail Adventure XTrim Indonesia, Lembaga First Aid Indonesia Sumut dan Vertikal Resque Regional Sumut, RPD COVID-19 dibentuk secara spontanitas pada akhir Maret lalu.

Musa Idishah, Ketua Umum XTrim Indonesia yang juga memprakarsai gerakan RPD COVID-19 menyebutkan, nama RPD sengaja diusung mengingat pekerjaan utamanya adalah penyemprotan disinfektan. Gerakan ini dibentuk secara spontan akibat pandemi COVID-19 dengan mengandalkan dana dari donatur internal dan kemudian sumbangam spontan rekan-rekan.

Masih menurut Musa Idishah yang akrab dengan sapaan Doddy, setelah resmi pakai nama RPD,  baru kemudian bergabung Indonesia Offroad Federation (IOF) Pengda Sumut dan Pengcab Medan. Kebetulan di XTrim Indonesia dan IOF itu ada tim rescue, sehingga ada histori dan hubungan emosional antara personil kedua organisasi tersebut.

Selain menggandeng organisasi otomotif yang sudah berpengalaman soal rescue, RPD COVID-19 juga menggandeng organisasi non otomotif yang paham di soal penanggulangan bencana. Di antaranya adalah Vertikal Rescue Indonesia Regional Sumut, Lembaga First Aid Indonesia Sumut, Tempat Kita Peduli, Oligarki Sumut, Mapala Sumut dan Pramuka Peduli Sumut.

Rasa kebersamaan personil dari lembaga berbeda, yaitu persamaan tentang rasa kepedulian atas masalah kemanusiaan yang membuat berdirinya RPD. Masing-masing personil dan lembaga berkontribusi sesuai bidang, mulai dari tenaga ahli hingga ke urusan pendanaan.

Di antaranya, kendaraan,  tenaga penyemprot,  manual solo sprayer,  compressor sprayer steam, tenaga pelatih dan tenaga bantuan setempat untuk sosialisasi Covid-19 untuk masyarakat sekitar, pengaturan dan pemeliharaan logistik bahan dan alat disinfektan, administrasi, dan tenaga pemetaan.

“Nantinya, RPD Sumut juga akan turun di setiap ada bencana alam. Seperti banjir, longsor atau gempa yang juga membutuhkan penyemprotan disinfektan,” urai Doddy yang juga aktif di organisasi Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia / PPMKI.

Hingga kini sebanyak 25 relawan dengan 4 kendaraan operasional terus melakuan penyemprotan disinfektan di wilayah Medan, Sumatera Utara. Target utama adalah gang sempit di daerah pinggiran padat penduduk atau pemukiman warga menengah ke bawah yang masih kurang begitu disiplin di soal penerapan physical distancing.

Penyemprotan dilakukan sistematis, dengan mendata terlebih dahulu kawasan di seriap kecamatan dan kelurahan yang akan disemprot disinfektan.