Situasi darurat di jalan tentunya tidak bisa dihindari, namun bisa Anda antisipasi melalui pemeriksaan sebelum melakukan perjalanan. Jika Anda masuk dalam pengendara mobil yang acuh terhadap pemeriksaan kendaraan, ada baiknya memiliki bekal dalam perbaikan atau memiliki list bengkel.

Pengecekan kendaraan bertujuan untuk mengantisipasi keselamatan dalam berkendara baik untuk diri sendiri atau orang lain. Service berkala menjadi solusi yang cukup efektif untuk terhindar dari situasi darurat.

Selain itu Anda dapat mengantisipasi dengan menjadi member dari Atlas Indonesia sebagai penyedia layanan Emergency Roadside Assistance. Untuk menjadi membership cukup kunjungi situs e-commerce Blibli.com atau hubungi 021-8067573 membership (motor) harga dimulai dari Rp 125,000 – Rp 275,000. Sementara bagi pemilik mobil cukup merogoh kocek dengan harga kisaran Rp 250,000 – Rp 400,000 saja Emergency Roadside Assistance.

Berikut beberapa tips untuk terhindar dari situasi darurat seperti penyebab mesin kendaraan mati atau mogok di jalan.

1. Cek Bahan Bakar
Sebelum melakukan perjalanan, ada baiknya mengecek bahan bakar kendaraan. Jangan sampai kehabisan bahan bakar ditengah perjalanan atau tak luput untuk mengecek indikator bahan bakar.

2. Cek Kondisi Aki
Pastikan kondisi aki dalam keadaan baik. Alasannya, karena aki menjadi energi untuk mengaktifkan mesin kendaraan. Problem dari aki biasanya pada kabel yang renggang atau lepas dari terminal aki. Selain itu, aki yang masa pakainya sudah lewat dapat memicu kinerja mesin jadi kurang optimal.

3. Cek Sekring
Setelah menepi dan memberi tanda darurat, mulailah dengan mengecek sekring mobil. Periksa apakah ada sekring yang terputus atau tidak. Cukup mudah untuk mengetahui sekring putus. Lihat pada bagian plastik beningnya, jika kawat di dalamnya masih menyambung, berarti sekring tidak perlu diganti. Namun jika kawat sekring sudah terputus, maka ganti dengan jenis sekring yang memiliki kapasitas sama.

4.Cek Karburator
Jika kendaraan Anda masih menggunakan karburator, bisa jadi masalah timbul dari komponen ini. Apabila karburator bermasalah mengakibatkan kesulitan untuk menghidupkan mesin kendaraan. Saluran bahan bakar yang tidak berfungsi sempurna akan menghambat proses pembakaran tidak akan akan sempurna dan mesin menjadi sulit dihidupkan.

5.Overheat
Inilah penyebab kendaraan tiba-tiba mati atau mogok. Mesin yang terlalu panas atau overheat bisa menjadi penyebab mobil mogok. Umumnya diakibatkan karena air radiator yang kurang atau bahkan habis karena bocor atau lupa diisi. Air radiator berfungsi sebagai pendingin yang berguna menjaga suhu mesin agar tidak mengalami overheat.