Setelah sejak 2012 mid sedan ini diperkenalkan di seluruh dunia, Mazda Motor Corp melakukan sedikti penyegaran pada Mazda 6. Kali ini ubahan minor pada sedan yang juga dipasarkan dengan nama Mazda Atenza di beberapa dunia fokus pada desain, kenyamanan berkendara dan tingkat kesenyapan.

Penyegaran di sisi eksterior dilakukan pada bagian depan dan samping. Mazda tetap mengandalkan desain versi lama sekaligus menonjolkan karakter mobil yang memiliki pusat gravitasi rendah khas sedan.

Meskipun minor change, namun Mazda melakukan penyempurnaan hingga material yang dipakai dan komponen pendukung untuk meningkatkan kualitas interior, kenyamanan berkendara dan menambah kesenyapan kabin.

“Ini improvement besar-besaran pertama sejak generasi ini diperkenalkan 2012,” kata Mitsuru Wakiie, Program Manager, Product Division Mazda seperti dilansir Japan Today.

tiga mesin yang digunakan sedan yang dipasarkan di Indonesia sebagai Mazda 6 ini mendapat sentuhan teknologi terkini. Ketiga mesin itu adalah 2.0 liter dan 2,5 liter Skyactiv-G bensin. Khusus mesin 2,5 liter kini ditambah teknologi yang bisa mematikan silinder untuk menghemat bahan bakar. Mesin 2.2 liter Skyactiv-D diesel dilengkapi dengan high-speed multi-stage combustion untuk menambah produksi daya dari 129 kW menjadi 140 kW dengan torsi maksimum dari 420 Nm menjadi 450 Nm.

Dibagian interior bentuk dan material kursi disempurnakan untuk meningkatkan kenyamanan. Desain kursi dirubah sehingga posisi duduk menjadi lebih stabil dan sandaran dirancang agar struktur tulang punggung membentuk posisi duduk ideal.

Untuk meningkatkan keselamatan, Mazda menambah fitur pengenal pedestrian dimalam hari kedalam sistem rem otomatis Advanced Smart City Brake Support. Sementara Adaptive LED Headlight memiliki variasi tingkat penyinaran hingga 20 dari sebelumnya empat.