Sejak diperkenalkan pertama kali dalam World Premiere di pameran GIIAS 2017 lalu, Mitsubishi Xpander terus mendapatkan penggemarnya dari konsumen di segmen mobil MPV. Hingga kini, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mencatat, setidaknya ada 50.000 pemesan mobil keluarga ini di Indonesia.

Saat ini Mitsubishi Xpander masih terus mengejar produksinya di fasilitas perakitan milik PT Mitsubishi Motors karma Yudha Indonesia (MMKI) di kawasan GIIC Deltamas, Bekasi, Jawa Barat. Di pabrik ini, satu persatu Mitsubishi Xpander dirakit untuk agar dapat segera didistribusikan kepada masing-masing pemesannya di tanah air.

Tak hanya untuk pasar lokal, Mitsubishi Motors juga merencanakan akan mengekspor MPV Mitsubishi Xpannder ini ke beberapa negara di dunia mulai bulan Mei 2018 mendatang. Diantaranya kawasan Asean, Amerika Latin dan Afrika Utara.

Dalam sebuah sesi konfrensi pers bersama jajaran petinggi PT MMKI dan PT MMKSI di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (7/2), Presiden Direktur PT MMKI, Takao Kato menyebutkan bahwa Filipina akan menjadi negara pertama tujuan ekspor Mitsubishi Xpander, kemudian setelahnya baru Thailand untuk kawasan Asean. Lebih lanjut Kato San menambahkan, selain kawasan Asean, Mitsubishi Xpander rakitan Indonesia juga akan dikirim untuk ekspor ke Amerika Latin dan Afrika Utara dengan tujuan negara Bolivia dan Mesir.

Di fasilitas perakitan seluas 51 hektar ini, Mitsubishi Motors merakit Xpander  dengan menggunakan peralatan modern berteknologi tinggi untuk di setiap prosesnya. Tujuannya agar pabrik Mitsubishi Motors di Indonesia dapat membuat sebuah produk kendaraan dengan berkualitas tinggi sesuai dengan standar di pasar global.