Kehadiran Nissan Terra di Indonesia membuat perebutan ‘kue’ di segmen SUV (Sport Utility Vehicle) bermesin diesel semakin sengit. Sayangnya pamor SUV Nissan tujuh penumpang ini dinilai masih kurang di mata konsumen Indonesia ketimbang dua pesaing utamanya, yakni Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner.

Faktanya memang Nissan Terra adalah yang paling terakhir meluncur ketimbang kedua pesaingnya. PT Nissan Motor Indonesia (NMI) baru meluncurkan Terra di ajang pameran GIIAS 2018 lalu. Sementara yang lainnya sudah lebih dahulu mengaspal di jalanan Indonesia.

Foto : Nissan Motor Indonesia

Dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), secara wholesales sepanjang November dan Desember 2018 lalu, Nissan Terra hanya terjual sebanyak 772 unit. Sementara Toyota Fortuner berhasil terjual di angka 1.021 unit dan Mitsubishi Pajero Sport dianggap paling laku dengan perolehan 2.491 unit.Hal ini pun diakui oleh Presiden Direktur PT NMI, Isao Sekiguchi. Ia menyebutkan bahwa penjualan Nissan Terra masih belum memenuhi ekspektasi. Belum semua konsumen sadar akan kehadiran Terra, oleh karenanya ini menjadi pekerjaan bagi kami untuk membangun citra Nissan Terra di Indonesia.

Soal distribusi kendaraan juga menjadi salah satu persoalan bagi PT NMI. Saat kedua rivalnya sudah diproduksi di dalam negeri (CKD), Nissan Terra masih menjadi unit yang dikirim utuh dari luar negeri (CBU). Kendati sudah mulai dipasarkan pada Agustus 2018 lalu, namun konsumen baru bisa menikmati Nissan Terra terhitung sejak tengah Desember lalu.

Nissan Terra yang dipasarkan di Indonesia bisa dibilang juga tak kalah bila diadu fiturnya dengan kedua SUV tujuh penumpang rivalnya. Sebut saja Intelligent Rear View Mirror yang dapat memproyeksikan visibilitas di sekitar mobil, Kamera 360 yang dapat memudahkan saat bermanuver parkir, ground clearance yang tinggi dengan sasis bertangga yang tangguh serta fitur keamanan dan keselamatan berkendara masa kini.