Dalam melakukan ekspansi ada banyak hal yang jadi pertimbangan Agen Pemegang Merek (APM) sebelum mendirikan diler baru. Potensi penjualan memang masih jadi prioritas tapi keseimbangan antara populasi konsumen dan jarak antar diler juga jadi perhatian.

“Potensi penjualan di wilayah tersebut itu yang pertama. Kedua, kita juga melihat density atau kerapatan,” jelas Bagus Susanto, Managing Director Ford Motor Indonesia (FMI), di Bumi Serpong Damai (BSD), Tangsel, Rabu (9/9).

Kepada TheGaspol, Bagus menjelaskan pihaknya ingin memberi kemudahan akses bagi semua konsumen di Jabodetabek. Untuk itu, FMI menganalisa titik-titik yang tepat untuk jadi lokasi berdirinya diler mereka.

Bagus melihat BSD merupakan salah satu lokasi yang ideal. “BSD ini merupakan daerah pemukiman yang berkembang pesat. Kita mengetahui dari data yang ada, banyak sekali customer Ford yang bermukim di daerah ini,” ujarnya.

Selama ini konsumen Ford bertempat tinggal di BSD masih harus menuju daerah Jakarta Selatan untuk mendapat pelayanan diler resmi. “Pada situasi tidak macet mungkin tidak masalah tapi lain halnya kalau kondisi lalu lintas tidak bersahabat,” ungkap Bagus.

Sehingga, Ford memutuskan membuka dilernya di kawasan tersebut guna menerapkan strategi mereka, mengjangkau dan mendekatkan diri dengan pemilik-pemilik mobil Ford.

Pada kesempatan yang sama, Bagus juga menyadari bahwa keputusan konsumen membeli kendaraan bukan hal sepele. Sehingga, pihaknya sebagai produsen kendaraan tidak mau main-main dalam memberi pelayanan.

“Konsumen membeli mobil adalah suatu keputusan investasi yang besar. Jadi tentunya mereka ingin mendapatkan pelayanan bukan hanya penjualan tapi juga purna jual yang baik juga,” tambahnya.

Ekspansi melalui diler-diler tersebut selalu berfokus pada pelanggan. Diwujudkan lewat interaksi yang nyaman dan produk yang selaras dengan kebutuhan calon pelanggan.

Dengan pembukaan ini, FMI telah memiliki 47 outlet yang tesebar di seluruh Indonesia. Namun, Bagus belum bisa membocorkan rencana pembukaan diler selanjutnya. Pihaknya tidak memiliki target untuk itu.

Ia juga enggan memprediksi potensi kenaikan penjualan Ford setelah pebukaan sejumlah diler tersebut. Begitu juga  dengan total investasi yang telah digelontorkan.

Untuk diketahui, belum lama ini Ford meluncurkan tiga mobil baru. Mobil-mobil dari model global tersebut ialah Ford All-new Everest, Ford New Focus, dan Ford New Ranger. “Sejak diluncurkan dua minggu lalu belum ada revisi harga,” tutup Bagus.