Sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi maraknya pemalsuan pelumas, Shell Helix, memperkenalkan teknologi “Jam Jar, segel inovatif baru yang eksklusif diciptakan oleh Shell. Segel Jam Jar memiliki kode QR pada lapisan kedua yang dapat dipindai dan terhubung ke server Shell Anti-Counterfeit System (Sistem Shell untuk Anti Pemalsuan).

“Pemalsuan tidak hanya terjadi pada produk elektronik dan pakaian saja, namun juga kerap terjadi pada barang – barang untuk industri otomotif, seperti suku cadang dan pelumas. Memahami kondisi tersebut, Shell Indonesia khususnya Shell Lubricants, menghadirkan teknologi segel Jam Jar, sebuah terobosan baru untuk menjaga keaslian produk yang beredar,” kata Dian Andyasuri, Direktur Pelumas PT Shell Indonesia.

Lebih lanjut Dian Andyasuri menyebutkan, kami berkomitmen untuk menyediakan produk terbaik bagi pelanggan kami dan kami akan terus membawa inovasi untuk memastikan pelanggan mendapatkan produk terbaik kami, termasuk menjaga keaslian produk yang beredar di tengah masyarakat.

Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) menyambut baik upaya Shell dalam mengantisipasi peredaran pelumas palsu di Indonesia. Justisiari P. Kusumah, Ketua MIAP mengatakan, “Salah satu faktor pendorong peredaran pelumas palsu adalah peningkatan kepemilikan kendaraan bermotor di Indonesia. Oleh karenanya, produsen pelumas perlu membantu konsumennya dalam mengidentifikasi produk pelumas asli karena hal ini akan memengaruhi kepuasan pelanggan terhadap produk.”

Selain lewat pindai QR Code, konsumen juga dapat mengakses laman http://ac.shell.com serta memasukan 16 angka yang tertera di lapisan kedua pada segel pengaman untuk melakukan verifikasi produk. Untuk mempermudah melakukan pengecekan, konsumen juga dapat mengirimkan SMS 16 angka yang tertera pada lapisan kedua segel pengaman ke nomor 085574670055 secara gratis.