Hujan dengan intensitas tinggi menurut ramalan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) masih akan terus mengguyur berbagai daerah di Indonesia. Meski belum 100 persen betul, namun bila benar terjadi dapat dipastikan menyebabkan genangan air level pendek hingga banjir dengan level yang cukup tinggi.

Biasanya pengendara akan merasa ‘pusing’ karena jalanan yang biasa dilintasinya tertutup genangan air. Menerobosnya mungkin sebuah pilihan paling akhir, saat kendaraan terjebak tidak dapat mengganti arah haluan.

Kalau sudah begini, pemilik kendaraan berjenis SUV yang mungkin paling merasa sedikit beruntung. Memang semua mobil bukan dirancang untuk memasuki genangan air yang cukup tinggi seperti banjir. Tapi setidaknya mobil berjenis SUV adalah kendaraan yang paling siap menghadapi berbagai kondisi jalanan, diantaranya genangan air.

Serupa dengan yang diucapkan oleh kami, Arviane selaku PR & Digital Manager PT Sokonindo Automobile, sebagai Agen Pemegang Merek DFSK di Indonesia. Ia mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah menyarankan keada konsumen untuk menerjang banjir, sebaiknya putar balik dan mencari jalan lainnya. Namun apabila benar-benar terpaksa, pastikan level airnya rendah dan masih didalam ambang batas aman kendaraan tersebut melewati genangan air.

Seperti pada model Glory 560 misalnya, SUV ini punya ground clearance yang aman hingga 200 mm karena ditopang oleh pelek berdiameter 17 inci dengan lingkar ban berukuran 215/60. Oleh karenanya bila terpaksa betul maka genangan air setinggi maksimal 20 cm pun masih aman dilewati. Pengendara pun tidak perlu khawatir banjir dan terjangan air dari samping masuk ke dalam kabin ataupun ke ruang mesin.

Apalagi khawatir mogok, hal itu kecil kemungkinannya mengingat Glory 560 memiliki lubang isap udara (air intake) mesin yang posisinya dibuat lebih tinggi. Penempatannya persis di atas lampu utama, sehingga terhindar jauh dari gulungan air yang berpotensi masuk kedalam bagian mesin dan menyebabkan water hammer.