Di negara asalnya, Proton Iriz dipasarkan dengan dua pilihan mesin 1.3 liter dan 1.6 liter. Untuk di Indonesia, lewat Agen Pemegang Mereknya PT Proton Edar Indonesia (PEI), Iriz hanya akan dipasarkan dalam satu varian mesin 1.3 liter.

Ada alasan khusus mengapa Perusahaan Otomobil Nasional Sdn Bhd (Proton) hanya ingin memasarkan mesin kecil Proton Iriz di Indonesia. Yakni soal Pajak Kendaraan Bermotor atau PKB.

“Kami melihat skema pajak di Indonesia. Mesin diatas 1.500 cc pajaknya cukup besar. Maka atas pertimbangan pajak yang lebih rendah kami hanya pasarkan yang 1.300 cc kepada konsumen Indonesia,” jelas Shahidin Sahamid, Regional Head ASEAN International Sales Division Proton Sdn Bhd.

Meski berkapasitas mesin kecil, namun sumber tenaga dengan volume ruang bakar sebesar 1.332 cc ini mampu menyuplai tenaga sebesar 94 dk dan torsi 120 Nm ke roda penggerak depan. dengan dua pilihan transmisi manual 5-percepatan dan otomatik CVT, diharapkan dapat menjadi pilihan kebutuhan konsumen di tanah air.

Apalagi, sejauh kita ketahui, kehematan konsumsi bahan bakar tetap menjadi menu utama dalam memilih tunggangan keseharian masyarakat Indonesia. Tentu ini menjadi pertimbangan utama bagi PT Proton Edar Indonesia untuk memasarkan produknya di tanah air.