Bukan cuma diikuti APM kendaraan pribadi, namun IIMS 2017 juga diramaikan oleh keikutsertaan merek kendaraan niaga. Contohnya Tata Motors yang pada pameran tahun ini meluncurkan dua produk bis barunya.

Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) selaku Agen Pemegang Merek Tata Motors memperkenalkan bis yang menggunakan basis (sasis) varian LPT 407 dan LP 713. Kedua varian tersebut adalah kendaraan bis medium dan masuk ke dalam segmen kendaraan niaga katagori 2.

Bus LP 713 dihadirkan untuk menjadi andalan TMDI di bus 6 ban, 30 kursi penumpang dengan rute antar kota dengan jarak tempuh nyaman 200-300 km. Menggunakan desain bodi eksterior dan interior dari perusahaan karoseri Rahayu Santosa.

Sementara LPT 407 yang menggunakan desain dari karoseri Adiputro memiliki konfigurasi tempat duduk 21 + 1. Disediakan oleh TMDI untuk memenuhi kebutuhan bus wisata antar kota dengan rute tempuh di bawah 300 km dan mengincar ceruk pasar shuttle bus perusahaan atau instansi pemerintahan.

Khusus mengenai LPT 407, TMDI menawarkan dimensi bus yang lebih lebar dari rival sekelasnya yang menjamin proporsi dimensi bisa lebih tinggi. Hal tersebut berkontribusi besar kepada kenyamanan kabin dan kabin menjadi lebih luas.

Selain lebih luas, konfigurasi kursi memungkinkan menjadi 2 kursi di sisi kiri dan 2 di sisi kanan. Penumpang LPT 407 dapat dengan mudah serta leluasa lalu-lalang ke area depan dan belakang bus melalui lorong yang legadan bisa berdiri, karena kabin LPT 407 tinggi.

Di sisi keselamatan dan keamanan, LPT 407 dilengkapi dengan hanya 2 pintu akses keluar masuk penumpang di sebelah kiri bagian depan dan belakang. Dengan tujuan keamanan, dan sesuai standar keselamatan internasional, LPT 407 meniadakan pintu sopir bus. Selain itu, LPT 407 menyediakan pintu darurat di sebelah kananbagian belakang kendaraan dan 2 buah jendela darurat di atapnya.

Wilda Bachtiar, Marketing Manager – Commercial Vehicles TMDI mengatakan, TMDI saat ini telah siap melayani permintaan bus medium dari perusahaan travel dan instansi pemerintah melalui LKPP. Potensi bisnis kendaraan bus akan terbuka luas seiring pembangunan proyek infrastruktur jalan tol pemerintah yang sangat massif.Ditambah, gencarnya pembenahan transportasi perkotaan dan tumbuhnya bisnis travel di semua propinsi di Indonesia, membuat TMDI dapat ikut melayani kebutuhan transportasi umum serta transportasi pariwisata.