Lahir dari DNA Kijang KF10 di era 1970an, Toyota ingin mengulang kesuksesan yang sama di era modern ini. Kijang KF10 alias Kijang Buaya, dimasanya sukses menjadi kendaraan niaga yang laris manis di berbagai pelosok negeri.

Adalah Toyota Rangga Concept, sebuah purwarupa pikap era modern yang diperkenalkan PT Toyota Astra Motor (TAM) di lantai pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023. Toyota Rangga Concept adalah sebuah alat mobilitas bernodel pikap flat deck masa kini yang dirancang untuk memudahkan ubah suai memenuhu berbagai jenis usaha.


Toyota Rangga Concept membawa DNA Toyota Kijang Pick Up yang dikenal sangat multi talenta sebagai kendaraan niaga serbaguna sejak pertama lahir di tahun 1977. Dalam perjalanan ‘karirnya’, Kijang Pick Up tidak pernah lepas dari support karoseri lokal untuk dijadikan berbagai bentuk kendaraan niaga dalam memenuhi berbagai aktivitas usaha. Kolaborasi antara Toyota dengan body builder Tanah Air berhasil memasukkan nilai-nilai kearifan lokal yang sesuai kebutuhan pelanggan saat itu, sehingga Kijang Pick Up dapat diterima hingga ke pelosok negeri dan menjadi legenda kendaraan niaga Indonesia.

Menggandeng National Modificator and Aftermarket  Association (NMAA), Toyota menggelar aktivitas Toyota Rangga Concept Digimodz Contest. Melalui Toyota Rangga Concept Digimod  Contest, Toyota membuka kesempatan bagi masyarakat luas untuk mengelaborasi berbagai ide konversi mobil berbasis Rangga Concept sesuai utilitasnya agar lebih banyak inspirasi yang diperoleh sehingga dapat memenuhi kebutuhan mobilitas untuk berbagai aktifitas usaha.


“Melalui visi To Contribute More to Society, PT Toyota-Astra Motor (TAM) bertujuan untuk mendukung pertumbuhan bisnis lokal ketika memperkenalkan Rangga Concept karena dapat dikonversi menjadi berbagai moda mobile business. Sebagai Multi Solution for All, kami ingin Rangga Concept dapat memberikan banyak inspirasi desain sesuai kebutuhan pelanggan yang semakin spesifik dan beragam, sehingga pelaku usaha sebagai customer utama dapat memperoleh visualisasi bentuk kendaraan serbaguna miliknya saat merancang model bisnis yang paling menguntungkan,” kata Head of Interactive Communication PT Toyota-Astra Motor (TAM), Dimas Aska.

Lomba desain virtual dengan tema Business x Public Service x Lifestyle ini, mengajak publik atau masyarakat luas untuk berpartisipasi memberikan berbagai ide konversi desain mobil serbaguna berbasis Rangga Concept yang lebih fresh dan bisa sesuai dengan kebutuhan para pelanggan, bahkan menciptakan peluang usaha baru yang dapat diwujudkan bersama Rangga Concept.


Sebagai pembuka ide, Toyota memajang beberapa hasil konversi Rangga Concept di booth Toyota Commercial yang dapat dijadikan benchmark. Model yang dipajang di antaranya adalah Rangga Concept Mobile Café, Rangga Concept Ambulance, Rangga Concept EV Charger Mobile Service, dan Rangga Concept Pace Car.

Para peserta dapat membuat kreativitas desain berdasarkan pilihan 3 tema, yaitu Business, Public Service, dan Lifestyle. Jumlah hasil karya masing-masing peserta tidak dibatasi dan dapat mengirimkan lebih dari 1 karya dengan berbagai macam tema. Semua karya desain diharapkan dapat melakukan eksplorasi kreativitas sesuai tema modifikasi yang telah ditentukan dengan inovatif, kreatif, dan menarik, serta dapat direalisasikan ke dalam bentuk mobil aslinya. Pada tahap final, seluruh 3 besar pemenang akan dibuatkan model skala 1:1 dari desain miliknya.

Masyarakat yang tertarik dan ingin mengikuti Toyota Rangga Concept Digimodz Contest dapat mempelajari syarat dan ketentuan serta peraturan lomba di website www.ranggaconceptdigimodz.com. Selanjutnya dapat melakukan submission hasil karya dalam bentuk digital antara 11 Agustus – 23 September 2023. Tersedia hadiah total Rp 130 Juta untuk para pemenang.

Seperti arti nama Rangga sebagai Hero atau Pahlawan, Toyota berharap Toyota Rangga Concept Digimodz Contest dapat melahirkan ide-ide kreatif, unik, dan inovatif supaya mobil serbaguna ini menjadi pahlawan bagi para pegiat usaha. Kami percaya, legacy Toyota Kijang Pick Up dapat diteruskan kepada Rangga Concept setelah mendapatkan sentuhan desain langsung dari masyarakat yang lebih mengerti kebutuhan usaha di lapangan dan memahami trend yang sedang berkembang. Sejalan visi Mobility Solution for All, semoga dapat lahir desain konversi Rangga Concept dari tangan terampil masyarakat yang dapat mendukung dan menumbuhkan kegiatan ekonomi Indonesia,” tutup Dimas Aska.