Tren modifikasi base model, atau model paling basic dari varian kendaraan terus meroket di Indonesia. Cirinya adalah mobil dengan varian tengah atau tertinggi namun menggunakan pelek besi atau steel rims. Beberapa menyebutnya sebagai pelek kaleng.

Model yang simpel, tegas dan memiliki karakter tersendiri menjadi tinggi peminatnya. ‘Biang Kerok’-nya adalah ZC Distromotive atau ZCD, rumah modifikasi asal bandung, Jawa Barat. Hasil karyanya yang cukup fenomenal adalah Suzuki Karimun Wagon R GS dan Honda Civic Turbo Hatchback yang tampil segar dengan gaya ini.

Punggawa ZC Distromotive, Chris Zibekk mengatakan, ide modifikasi pada dua mobil tersebut diawalii dari kejenuhan selama masa pandemi. “Kondisi saat ini jangan dilihat sebagai keterbatasan untuk berkarya, karena kreativitas bukan proses yang mesti ditunggu, tapi diciptakan,” ujar Zibekk.

Bermodalkan tampilan standar, ZC Distromotive piawai memulas tampilan Suzuki Karimun Wagon R GS bergaya Kei Car yang diproyeksikan mampu melibas medan off-road ringan. Tampilan kaki-kaki makin kekar dengan mengandalkan racikan berjuluk “sport kit custom by ZCD”, terdiri dari  pelek steelies berukuran 13 x 5 inci lengkap dengan custom dop berbalut kulit bundar dari Achilles XMT 13 /175.

“Pemiliknya selalu mengeluh kalau pulang ke rumah, karena untuk mengakomodir Karimun Wagon yang dirasa terlalu pendek dan terkadang waswas melalui genangan air atau jalan berlubang, akhirnya kita rubah per dan pelek bawaan Karimun supaya lebih tinggi dan sigap hadapi hujan deras,” terang Zibekk.

Melongok ke ruang interior kini disambut dengan head unit android baru dan cover seat MB Tech. “Seluruh ubahan ditujukan untuk meningkatkan tampilan dan segi fungsional saat dipakai bareng keluarga,”lanjutnya.

Tak jauh berbeda, meningkatkan tampilan Civic Turbo Hatchback lansiran 2018 agar makin proper juga cukup dengan modifikasi ringan. Kini untuk menonjolkan gaya JDM kepiawaian improvisasi dan racikan khas ZC Distromotive terlihat secara gamblang.

“Konsepnya masih sama, out of the box mengikuti tren OEM berpadu gaya Japan Look yang terlihat sleeper dengan pelek kaleng. Tapi jangan remehkan tenaga dari mesin Vtec-nya,”tutur Zibekk.

Secara tampilan, ubahan minornya kini terlihat dari substitusi ke pelek kaleng berukuran 17 inci dan lebar 6,5 berbalut ban GT SX2 205/45 R17. Tampilannya pernisnya kini tersiram warna kelir Gunmetal.

Komponen lain masih mengandalkan versi standar, hanya beberapa ubahan demi menunjang tampilan ‘sangarnya’. Seperti deleted chrome stickerside decal oem style, dan smoke lamp lampu belakang. Terlebih, dipasangi tein lowering kit untuk membuat tongkrongannya ‘mendominasi’ dari pandangan siapapun.